tentang bayang dan janji

Hai kamu yang sedang terlelap ditemani mimpi,
hujankah Jogja malam ini?
Tawamu terdengar diantara gemericik air,
Wajahmu tergambar di titik titik hujan.

Disini, angin membawa kenangan tentang kita.
Tentang senyum bahagiamu di Jumat cerah di penghujung Oktober.
Tentang hati setiamu yang selalu menanti saat aku jauh.
Tentang harapku untuk membuatmu bahagia sampai aku tak lagi bisa.
Tentang janjimu yang tak akan pernah ku lupa.

”You love me first, you love me still, you always will.”

by: my muse


kata saya:

karena udah dikasi saya berarti nggak pa pa apa pun yang saya lakukan padanya. termasuk menaruhnya di sini.

si muse jiwa puitis nya lagi kambuh. sedang jiwa puitis saya hilang entah ke mana.

mengingat hari-hari di mana kami berbagi puisi adalah indah. sekarang kepala saya cuma sok puitis tapi nggak bisa bikin puisi beneran.

kasian dia…

(lol)

oh, baris terakhir itu muncul gegara saya pernah ngutip lagunya yellowcard kepadanya.
mungkin akan saya tulis juga lagunya nanti tapi untuk saat ini saya samasekali lupa itu lagunya yang mana. hahah

Advertisements

One thought on “tentang bayang dan janji

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s