departure

main part:

aku tidak pernah berangkat bersamamu.
tidak, aku lahir tanpa mengenalmu.
tidak, bukan kau yang menenangkanku saat tangisan itu meluncur dari bibirku.
tidak, bukan kau yang mengajariku bagaimana menjalani hidup.
tidak, bukan kau yang tunjukkan ku mana yang benar maupun yang salah.
ya, aku memang berangkat sendirian.

kehidupan yang mempertemukanku dengan dirimu.
tatapan sayumu yang membuatku ingin menggenggam tanganmu.
kesendirianmu yang memintaku ingin berada di sampingmu.
senyummu yang mengatakan padaku kalau aku tidak sendiri.
kehangatanmu yang membuatku lupa kalau tak selamanya dunia berpihak padaku.
dan kesabaranmu, dengan tegas mengatakan aku cukup menjadi diriku.
tidak, kau tak pernah menuntutku untuk mengalihkan jalanku.

pernah kukira aku yang akan menguatkanmu,
tapi tak kusangka kau terlalu tegar untuk perlu dikuatkan.
pernah kukira aku yang kan mengukir senyum di wajahmu,
ya, senyum itu, yang membuat lututku terasa tak bertulang.
pernah kukira aku akan datang dan menghapus semua kenangan burukmu,
tapi kau, kau justru mengajarkanku kalau setiap yang buruk pun tetap pantas untuk dikenang.

sekarang kita berjalan beriringan.
membiarkan kenangan dan masa depan mengiringi jalan kita.
dan ya, kita pasti akan pulang bersama.


prequel:

mungkin aku hanya takut akan hal yang telah lalu,
mungkin aku hanya termakan emosi yang tak berpangkal,
aku hanya terlalu takut kehilangan apa yang sudah kumiliki,
aku terlalu takut kehilangan semua yang kusayangi.

denganmu aku akan bersama,
sampai aku tak lagi bisa.
kan kudampingi dirimu,
give me your love and i’ll give you my life.
*vomit*

sekarang aku bahkan tak tau apa yang kuinginkan.
tak tau beban apa yang menumpuk di hatiku.
aku hanya merasa lelah dan bingung.
aku pernah salah melangkah dan sekarang aku merasa tersesat.
mungkin aku hanya butuh jalan untuk pulang.

seseorang bisa berhasil karena ia tetap maju meski tak mampu.
seseorang gagal karena ia tak pernah tau ke mana ia berjalan.
hidup tak pernah berjalan mundur.
tapi kadang kita harus menengok ke belakang.
untuk tau seberapa jauh kita berjalan.
dan untuk tau kemana kita harus kembali.
(favourite verse)

kadang aku berharap hidup mau berjalan mundur kala kuingat dukaku.
kadang aku berharap waktu mau berhenti sejenak kala kurasa tak mampu ku menahan lelahku.
karena meski sekarang telah kutemukan cahaya,
aku tak tau kenapa kegelapan di belakangku masih terus mengejarku.

meski lelah, kita harus tetap berjalan.
karena hidup takkan mau menunggu kita untuk bertahan dari beratnya jalan hidup.
hanya ada satu kesempatan berhenti,
dan takkan pernah bisa berjalan lagi.
aku bukan orang yang mampu tunjukkan jalan.
tapi aku bisa membantu dirimu untuk kembali, menjadi dirimu lagi.
(kemudian saya ingat ED nya BSD, hahah)
hanya saja, aku tak pernah tau,
seperti apakah dirimu?

aku pernah terluka,
aku masih mampu berjalan lagi.
aku pernah menangis,
aku masih mampu tersenyum lagi.
sekarang aku hanya mampu berharap,
aku akan menemukan jalanku lagi.
sehingga aku bisa berjalan lagi seolah tak pernah berhenti.
padahal sekarang aku berhenti,
untuk mencari yang mana jalanku,
dan untuk mencari tau siapa diriku yang sebenarnya.

tak pernah menjadi masalah kau memilih kanan atau kiri.
karena hidup memang mempunyai banyak pilihan.
tak masalah kau pilih putih atau hitam.
karena masih banyak kesempatan tuk berubah bersama jalannya waktu.

kurasa aku mulai menyadari,
aku harus meninggalkan masa laluku dan berhenti menyesalinya.
mungkin ini saatnya aku mulai menatap masa depan.
kau membuatku percaya,
kalau hari esok yang cerah masih menungguku.

kenapa harus menyesali hitamnya masa lalu jika kita masih punya cerahnya masa depan?
hidup itu hanya hari ini.
kemarin telah berlalu sedangkan esok masih menjelang.
just walk away.. *

mungkin aku hanya takut menengoknya karena bukan tak mungkin aku tak sanggup lagi kembali ke kehidupan masa ini untuk kemudian melanjutkannya dengan baik dan benar.
terima kasih untuk memberitauku bahwa masa depan itu masih ada.

kenapa harus takut menatap masa lalu?
kenapa kau selalu merasa tak sanggup melepaskannya?
kau pernah menjalaninya maka kau pasti bisa mengenangnya.
tak perlu takut untuk menghadapi kenyataan.
karena duka, bahagia, luka, cinta, dan derita,
adalah kenikmatan hidup.

aku ingin melepaskannya.
aku ingin meninggalkannya jauh di belakang sehingga takkan mampu dia menggapaiku lagi.
dia masih mengejarku untuk menghancurkanku sekali lagi.
aku hanya takut terjebak olehnya lagi.

kan kubantu selama aku mampu, tuk lepaskan masa lalumu.
kan kuyakinkan dirimu,
bahwa jiwa tak pernah berjalan sendirian di jalan kehidupan.
jangan pernah lupakan bahwa,
aku ada di sampingmu.


* bahkan pada saat pertama kali baca, dengan vocab english saya yang masih payah pada waktu itu, saya tau ini diksi nya aneh. you’re not supposed to walk away from your problem. you’re not supposed to walk away from your life. you’re supposed to face it bravely. live it strongly. but one my biggest flaw adalah pada dasarnya saya susah buat protes ke orang yang saya anggap penting. saya harap si muse tidak menyebarnya ke orang lain. hahah.


kata saya:

maap soal live commentary nya yang merusak konsentrasi.

awalnya saya cuma mau repost departure nya doang. tapi di daftar notes di facebook ada background nya, jadi saya repost juga sekalian. meskipun sebenernya dua set yang di atas itu samasekali nggak ada hubungannya.

main part nya adalah puisi yang inspired by my temporary guardian angel, yang pada waktu itu memang begitu keadaannya. tapi tentu saja di dalamnya mengandung segala rupa yang refers to my muse. damn, i literally can’t create anything without him in it at all.

prequel nya adalah anak-anak sma sok puitis yang nggak tau gimana caranya berkomunikasi dengan cara yang normal (i.e. me and my muse). saya nggak akan bilang background story untuk prequel nya karena terus terang saya lupa pada akhirnya saya cerita ke muse apa nggak soal itu. hahah.

Advertisements

2 thoughts on “departure

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s