fhána – アネモネの花 (anemone no hana)

(when the song i like doesn’t have an official mv, it makes me feel like my preference isn’t mainstream enough. sometimes it’s liberating. often times, it’s just plain annoying.)

lirik:

ほら見えるだろう あの星の彼方に
輝く宝石のようにね
今君はそうどこに隠れてるの
その指に触れてたいんだよ

はにかむ表情(かお)を見た

崩れてく世界その果てで
僕らは出会う
その名前きっとたった一つ
残った希望

たとえ今君に与えられた使命が
僕らを引き裂くとも
君を守ろう

すくい切れない想いは花となり
真夏の地に眠るだろう
今君はそうそこに隠れてるの
またいつか会えると信じた

今微笑んでくれたの

幻のようなこの街で
過去も未来も
照らす現在(いま)がある
それはたった一つ希望

たとえ今君に与えられた使命が
僕らを引き裂くとも
君を守ろう

崩れてく世界その果てで
僕らは出会う
その名前きっとたった一つ
残った希望

たとえ今君に与えられた使命が
僕らを引き裂くとも君を そう

幻のようなこの街で
過去も未来も
照らす現在(いま)がある
それはたった一つ希望

たとえ今君に与えられた使命が
僕らを引き裂くとも
君を守る

その名前をただ叫ぶんだ

(source: mojim sii tapi saya lupa copas link nya)


terjemahan:

kau juga bisa melihatnya, kan?
bintang di kejauhan itu berkerlip layak berlian
di mana kau bersembunyi saat ini?
aku ingin merasakan hangat jemarimu

melihat wajah malu-malumu

di ujung dunia yang semakin hancur ini
kita bertemu
pasti hanya namamu satu-satunya
harapan yang tertinggal

kalau pun yang harus kau lakukan sekarang
membuat kita terpisah
aku akan melindungimu

semua rasaku yang tak mampu menyelamatkanmu
akan menjadi bunga dan tertidur di tanah musim panas
apakah sekarang kau bersembunyi di sana?
aku percaya kita akan bertemu lagi nanti

adakah saat ini kau tersenyum?

di kota ini, selayak ilusi
ada masa lalu dan masa depan
serta saat ini yang bersinar
itu adalah satu-satunya harapan

kalau pun yang harus kau lakukan sekarang
membuat kita terpisah
aku akan melindungimu

di ujung dunia yang semakin hancur ini
kita bertemu
pasti hanya namamu satu-satunya
harapan yang tertinggal

kalau pun yang harus kau lakukan sekarang
membuat kita terpisah, padamu…

di kota ini, selayak ilusi
ada masa lalu dan masa depan
serta saat ini yang bersinar
itu adalah satu-satunya harapan

kalau pun yang harus kau lakukan sekarang
membuat kita terpisah
aku melindungimu

aku hanya meneriakkan namamu


kata saya:

ini bikin kebayang segala rupa masa yang berlalu pas mikleo pisah dari sorey nggak, sih? muahahaha. oke, saya kepikiran gitu gegara lagu ini sealbum sama calling yang adalah soundtrack mereka berdua.. muehehehhe.

betewe, saya kangen nulis metaphorical nonsense. tapi apa daya otak saya begitu tumpul dan kayaknya pura-pura depresi-nya udah berubah jadi kemalasan akut jadi ya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s